Sabtu, 30 Juli 2011

5 Sampah yang Rupanya Harta Berharga



Rock It!

pernah ga lo ngeliat kertas kecil di sudut lukisan ato tembikar di dalem goa? Pernah pengen ambil ga? Paling lo kira sampah, trus alo bukan didiemin paling dilempar ke tong sampah tanpa pandang lagi, iya kan?

Disini gw bakal kasih contoh betapa benda apapun dimanapun bisa punya nilai yang gila2an




Ilangnya:
Pernah ga, lo lagi abis dari Starbucks di pinggir jalan kota, abis beli kopi pake cangkir plastik. Trus lo mau pipis, jadi lo taruh kopinya di atas mobil dan pergi ke WC, maksudnya abis dari WC mo ambil tuh kopi sebelum tancap gas, cuma jadi kelupaan, kopinya jatoh di tengah jalan dan pas nyampe rumah lo cuma keliatan tatakan cangkirnya doang?

Menurut lo, dengan cara gitu, skenario apa yang paling parah? Selain, misalnya, bukannya kopi Rp 14000 tapi bayi lo yang baru lahir?

Itulah yang terjadi dengan Duke of Alcantara, yang bukannya manusia tapi biola berumur 267 tahun, asli Stradivarius (kalo instrumen musik harganya $800 ribu, orang sering ngasih nama yang keren). Dalam rentang hidupnya yang panjang, biola top ini disumbangkan keUniversity of California Los Angeles, dan di suatu waktu sampai ke tangan David Margetts, anggota tim musik UCLA. Dia minjem tu biola 2 Agustus 1967, buat acara gladi bersih di Hollywood



Minjem $800 ribu? Gila! Yah, UCLA rupanya percaya banget sama David

Yang rupanya kesalahan besar. Dalam perjalanan David berhenti dan masuk ke suatu toko dengan kunci pintu mobil bebas (baca: ga dikunci), dan pas dia sampe ke mobil lagi, dia kurang satu biola dan dalam masalah besar dengan UCLA. Tentunya seseorang mengenalinya sebagai Stradivarius! Trus dicuri dan sekarang mungkin dijual di black market!

Ketemunya:
Maju 27 tahun kemudian, 1994, seorang pengrajin biola, yang lagi benerin (bener) biola, sadar bahwa, BAH! Dia lagi benerin Stradivarius berumur 2,5 abad dan berharga lebih dari penghasilannya sedekade.

Setelah cek sana-sini itu biola UCLA dari 27 tahun yang lalu, dan sekarang jadi punya Teresa Salvato, pemain biola amatir yang dapet biolanya pas bagi harta gono-gini pas cerai sama suaminya dulu



Jadi UCLA bingung kok Stradivarius $800 ribu bisa jadi hibah harta gono-gininya orang yang kerjanya "lo mesti denger lagu gw yang ini cuy" di pesta. Setelah tanya sana-sini, suaminya Salvato dapet tuh Stradivarius dari bibinya, yang ketemu tuh biola di pinggir jalan tol di suatu sore tahun 1967 lalu

Inget ga tadi gw ada bilang soal kopi Starbucks? Yah... rupanya nasib David juga gitu


Deklarasi Kemerdekaan:



Ilangnya
Pas Amerika baru selesai baca Deklarasi Kemerdekaan dulu ada yang punya ide cemerlang mau bikin salinannya, kalo ngga bisa-bisa ada yang naruh tuh dokumen penting di kap mobil, dan Amrik bisa-bisa balik jadi koloni Inggris semata

5 Juli 1776, 500 salinan dibuat, dan sekarang aslinya masih ada di musium Smithsonian, tapi dari 500 lembar salinan, cuma 24 yang masih ada sekarang, jadi bahkan salinan pun punya harga yang susah diitung

Hoki ketemu:
Tersebutlah insan bernama Donald Scheer, yang merupakan kolektor bingkai, secara harafiah. Dia banyak beli lukisan "karena bingkainya lucu". Biar kata gambarnya cewek telanjang atau kotoran anjing, kalo bingkainya lucu, dia beli.

Jadi pas dia jalan2 di suatu bazaar, ada sebuah lukisan $4 (sekitar Rp. 55000) dijual. Lukisannya cuma sebuah ladang biasa (tema standar anak SD) tapi ya itu tadi: bingkainya bagus. Dan dia beli.

Karena dia kolektor bingkai, dia cabutlah gambarnya. Pas dibuka, ada kertas terlipat yang lolos dari antara gambar dengan bingkainya. Pas dia buka rupanya itu adalah Deklarasi Kemerdekaan Amerika



Itu adalah naskah otentik, salah satu dari 500 naskah salinan yang dibuat, dan masih sejelas saat naskah itu dicetak di sore hari oleh John Dunlap untuk membawa berita kemerdekaan Amerika ke 13 koloni yang ada

Jadi tadi gw bilang dokumen gituan susah diitung harganya, tapi bukannya mustahil: dia ngejual tuh Deklarasi $2,42 juta.


Kapak paling terkenal di dunia:


Ilangnya:
Lizzie Borden pernah ngelakuin beberapa tindak kejahatan yang terkenal dulu. 4 Agustus 1892, di Fall river, Massachussets Borden adalah insan 32 tahun yang entah kenapa ngambil kapak trus "enjoy aja" sama nyokap tiri dan bokapnya



Kasus Lizzie menarik perhatian media, bahkan itu kasus pembunuhan pertama yang jadi sorotan media. Ngga ada tersangka lain yang dituduh atau ditangkep, ngebikin semua orang mikir itu kerjaan hantu, soalnya dulu hantu sama penyihir lagi boom, karena kepolisian males ngisi formulir laporan

Ketemu
70 tahun kemudian, seorang wanita lagi beresin gudang papanya pas ketemu kotak berisi kapak dan tengkorak, yang ada lobang berbentuk kapak disisinya

Bukannya mikir papanya adalah seorang assassin, dia malah ngirim tu barang ke pusat sejarah Fall River, dan setelah dicek sana sini, diketahui itu kapaknya Lizzie, dan tu tengkorak papanya Lizzie



Yang ketemu tu kapak adalah anaknya Andrew Jennings, pengacaranya Lizzie (yang rupanya bagus banget, soalnya Lizzie lolos). Rupanya setelah proses peradilan selesai, Lizzie ngasih tu 2 barang ke Jennings sebagai hadiah.

Entah itu hadiah terburuk atau terbaik sepanjang masa, Jennings kayaknya milih yang pertama, karena dia lempar aja tu kapak dan tengkorak ke kotak di gudang, duduk aja disitu selamanya. Lo mau bilang apa soal Jennings terserah, tapi jelas ni orang ga percaya kutukan ataupun arwah gentayangan


Gnostic Gospel:


Ilang
Cerita Gnostic Gospel ini punya aura DaVinci Codenya sampe2 bisa dikira bo'ong doang

Gnostic Gospel adalah teks yang waktu penulisannya sama2 teks Injil lain (Lukas dkk) tapi ga masuk Alkitab. Orang2 Kristen (entah Protestan atau Katolik) umumnya 100% nolak, yang laen mandangnya kayak deleted scenenya National Geographic
Ketemu
1945 , sementara negara laen lagi sibuk ngeracik senjata baru yang kuat dan aneh, Mohammad Ali Saman, petani Mesir yang damai, lagi ke gua buat nyari sabakh, semacam pupuk organik (ah, paling juga kotoran hewan biasa), dan ketemu sebuah tembikar tanah liat



Sebenernya dia ga mau buka, karena takut kutukan dan semacamnya, tapi kaya yang diajarin Legend of Zelda, tembikar biasanya punya rupee di dalamnya. Jadi dia pecahin, bukannya rupee, adanya sepaket kertas bersampul kulit. Kecewa ga dapet rupee, dia lempar aja tuh tumpukan ke tumpukan cucian di rumah.

Kakaknya yang ngecek tu kertas dan ngeliat ada Injil: Bagian Dua di tangannya ngusulin itu dijual aja, tapi ga ada yang mau. Jadi mereka sumbangin ke gereja lokal, kira2 ngomong "Nih, ambil deh. Ini... Injil tambahan ato apalah gitu"



Si pastor, sebagai umat yang taat dan menyadari pentingnya dokumen di tangannya - yang ga terjamah selama ratusan tahun - ngejual tu dokumen, sampai suatu musium Kairo ketemu, dan berusaha bertahun2 ngumpulin lembar demi lembar, tepatnya 30 tahun


Guci Hati Mesir:


ilang
Jadi, katakanlah, 3000 tahun yang lalu lo di Mesir. Lo bakal mati, tapi ga apa, soalnya lo udah tau. Dan menurut tradisi, organ2 lo bakal dimasukin ke guci supaya Isis bisa jagain sampe lo perlu lagi.

3 millenia kemudian, guci hati lo dipake jadi pajangan di kebun



ketemu
Berapa banyak di antara lo yang dapet vas kuno atau barang antik lain dari warisan keluarga?

Nah, ni orang dapet suatu pot dengan tutup yang mirip2 ukiran mesir, dari pamannya. Setelah beberapa lama di gudang, jadilah tu barang di pajang di kebun, selama 20 tahun, dibawah hujan, terik matahari, dan mungkin kencing kucing atau anjing.



Akhirnya, entah bagaimana, tiba2 dia mikir "Hmmm.... tutupnya mirip ukiran mesir, mending tanya ahli aja ah", dan setelah dicek, tu guci buat nyimpen organ orang dari ribuan tahun sebelum Yesus lahir
Ahli bilang, tu artefak dipake buat nyimpen hati, walau ga ada hati lagi di dalemnya. Dengan cara gitu, paling2 hatinya lagi dipake orang kutub ato apa buat jadi pengganti pemberat timbangan
sumber

Komentar kamu sangat berharga bagi kami